Senin, 27 Maret 2017

Kereta api karawang-jakarta

Pengalaman naik kereta API dari karawang ke jakarta bikin EMoSI

Hi readers kali ini gue cuman mau cerita pengalaman gue pulang pergi naik kereta api karawang-jakarta. Kesan gue adalah bikin emosi dan capenya luar biasa..jadi kalau ada rencana naik kereta dari karawang ke jakarta pikir baik2. Karna pasti ada transport umum lain yang lebih baik.  Alasan gue kenapa naik kereta karena gue mempertimbangkan rute tujuan akhir gue ke pondok ranji ke kampus STAN Bintaro. Dan estimasi gue bisa berangkat cepet ternyata SALAH BESAR. Apalagi kalau lu ada tempat sodara dijakarta mending usahakan lu call sodara lu dan nginep disodara lo.
Jdi begini cerita gue.
Gue berangkat dari rumah rengasdengklok itu pukul 4.45 dan baru smpe stasiun karawang jam 5.30 akhirnya gue naik kereta yang 5. 42 an alhmdulilah tuh masih dalam estimasi waktu. Satu persatu stasiun kewat pas sampe st cikarang seneng banget ternyata sampe lebih cepet. Eh taunyaa tetiba kereta berhenti lamaaa banget. Dari situ jadwal keberangkatan dan sampai ke stasiun tujuan mulai molor. Rada panik dan kesel tapi ya udh dijalanin. Gue mash ngerasa santai karna untungnya di STAN kasih rentan waktu jd gue ga ngerasa di buru2.
Cuman yg bikin emosi adalah pas pulang ni. Tiket ke karawang udah abis yg jadwal 18.30 padahal gue stasiun kemayoran jam 5 kurang. Kesel jg. Padahal sebelumnya kereta dr karawang di buka ajaa tu meski tempat duduk udh penuh. Y kalai g mau penuh tambah gerbong lagi lah. Ga mikirin apa orang2 yang emang ga da tujuan lagi selain balik naik kereta. Jelek banget pokonya pelayanannya. Trs akhirnya gue memutuskan untuk antri sampe tiket keberangkatan selanjutnya di buka.
Ini foto rute dan jadwal keberangkatan KA lokal cikampek-karawang-purwakarta

Sabtu, 21 Januari 2017

Jalan-jalan ke Taman Buah Mekarsari

Hi readers,

kali ini gue mau review perjalanan bersama keluarga ke taman buah Mekarsari Cilengsi Bogor.

Perjalanana kali ini dimulai dari rumah saya dari Rengasdengklok Karawang Jawa Barat. sepeti biasanya kali ini dijaka tante jalan-jalan dan sekaligus nemenin sepupu.

singkat cerita karena selama perjalanan mengikuti google map, kami diberikan informasi kalau sudah sampe mekarsari tapi tulisan ini waterboomnya, eh ternyata salah.
jadi sebenrnya Mekarsari ini ga cuman taman buah tapi ada juga wahana air seperti waterboom.
pasa masuk ke gerbang taman buahnya, mobil dikenakan tariof parkir RP 15.000 selanjutnya, pas masuk parkiran disediakan juga toilet umum, jadi pas ketika turun dari mobil dan kebelet kita ga susah cari toilet.
selanjutnya gua dan keluarga langsung antri beli tiket masuk. Harga Tiket masuk Mekarsari Januari 2017 adalah Rp 35.000 per orang. untuk anak dibawah batas minimum diperbolehkan masuk tanpa harus membeli tiket.

pertama masuk akan diberikan pemandangan yang penuh dengan pohon besar yang menyejukkan mata, namun untuk udara ya jangan dibandingkan dengan puncak Bogor yaa...Disana ada beberapa wahana permainan anak jika malas keliling kebun buah. kebetulan karena ajak sepupu jadi ikutan main wahana anak-anak. saya dan sepupu main gajah terbang, kekeretaan, sepeda gantung, dan banyak lagi, and for your information harga 1 wahana hanya di bandrol Rp 6.000,- murah bukan?
cumna yang kurang itu pelayanana pemberian tiketnya yang menurut saya tidak efisien karena harus top up nominal pada akrtu yang diberikan saat masuk. kartu ini semacam kartu e-cash. saat ingin beli tiket wanana harus top up e-cash card lalu beli tiket, dan tidak efisiennya lagi karena tiketnya wahanannya ini adalah masih menggunakan kertas semacam  nota pembelanjaan. harusnya hal ini bisa lebih diefisienkan lagi.

saat bermain ke taman buah khususnya tentu kita ingin merasakan bermain di kebun dan memetik buah. berdasarkan hal tersebut, Mekarsari menyediakan wahana untuk berkeliling kebuh buah, ada wisata reguler yang me,berikan pelayanan kepada pengunjung berkeliling taman buah merkarsari dengan kereta mobil yang dibandrol harga RP 15.000 per orang. cuman siap siap aja antriannya sangat panjang. selanjutnya yang ga cuman ingin berkeliling taman buah tapi juga ingin merasakan memetik buah dari pohonnya, bisa ikut family tour yang dibandrol harga Rp 55.000 per orang. dimana fasilitas yang diberikan adalah mendapatkan 1 buah botol jus produksi mekarsari, 2 buah buahan dan 1 bibit tanaman. cukup worth it untuk bisa menikati taman buah mekarsari.





Sabtu, 10 Desember 2016

Pasca kuliah di IPB "what the career that you choose"

hi beloved reader...

So long time to never writing blog.. so this is it i will telling story about my life after i got graduation in IPB.
tak terasa waktu berlalu begitu cepat, 4 tahun berlalu sudah dilalui dengan rasa suka dan duka bersama keluarga dan teman terkasih.
Tepat tanggal 15 Juni 2015 sehari setelah saya ulang tahun ke 22 saya melakukan ujian sidang yang dibimbing dan dinyatakan lulus sebagai sarja Institut pertanian Bogo. dimana saat itu saya disidang oleh dosen pembimbing Dr Ir Anna Fariyanti, MSi, Dosen penguji Dr Ir Harianto, MS dan Yanti Nuraeni M, SP M Agribus.

Pada hari itu hari yang sangat membahagiakan dengan perasaan yang campur aduk akhirnya gue bisa memperoleh gelar sarja ekonomi. berlanjut ada proses puncak yang paling ditunggu yaitu acara sakral dalam kelulusan kuliah yaitu WISUDA, gue wisuda tepat pada bulan oktober 23,2015. kebetulan waktu itu ambil wisuda barengan temen tapi nyatanya kita ga sempet foto bareng karena saat itu bener2 crowded banget yag harus ketemu keluarga dan temen biar bisa bareng itu susah. akhirnya foto wisuda bareng itu pas sebelum masuk gedung Graha Widya Wisuda. Nih beberapa photo pas sidang sampe akhirnya wisuda.

Fase-fase kuliah, stress ngerjain tugas, galau karena putus cinta, beda pendapat sama temen segeng itu sudah berlalu begitu saja menjadi kenangan manis tak terlupakan. saat ini adalah fase kehidupan sebenarnya dimulai, pasca kuliah yang kita pilih ini akan menuntun kita akan menjadi seperti apa dimasa mendatang, karena satu tahun berlalu pasca kuliah ini membuat gue harus berpikir dan mencari cara agar apa yang menjadi keinginan gue ada jalannya.

percaya ga percaya tujuan gue kuliah saat itu adalah karena memang gue pengen kerja di Bank, and finanally sepanjang kuliah di IPB gua dapet kesempatan dapt beasiswa di CIMB Niaga yang realated nanti lulusnya bakal jadi pegawai bank, so i'm so excited and so glad that award. but after i fall in love to indonesia agriculture that have a big potential to be "kitchen of the world" as agraria country, i think after i get graduation i want to get a carrier to development Indonesia, sebagia seorang yang lahir dari desa gue juga pengen paling ga buat hidup gue pernah berkontribusi buat negeri ini.

karena pada saat lulus ada gue begitu patuh untuk mengikuti kontrak beaisswa yait melanjutkan karir di bank, so karena kebutuhan ekonomi juga akhirnya gue dapet kesempatan untuk magang dulu, karena saat ini belum ada lowongan kerja sebagai karyawan. jadi sementara gue ditawarin magang. pada awalnya kerja, gue juga bahagia baru dinyatakan lulus eh udah diminta kerja, saat itu gue internship di CIMB Niaga dibagian Marketing Communication and branding. disana gue banyak belajar tentang brand dan bikin gue begitu enjoy dan mulai cinta sama ilmu branding yang menurut gue itu keren banget, makasih banget waktu itu dibimbing sama BOS juga yang baiknya banget, meskipun gue anak magang mereka  justru mau anak magangnya maju dan berkembang, tapi karena kebutuhan lain mengharuskan gue lebih banyak mengerjakan kerjaan lain yang lebih administratif, tp gue juga bersyukur gua jadi belajar hal lainnya, tak terasa gue magang udah 6 bulanan lebih dan kebutuhan ekonomi yang terus meningkat gue ga mau terus terusan jadi anak magang, so gue mencoba mencari informasi untuk pekerjaan baru, pada saat yang sama ad tawaran menjadi pekerja tetap di CIMB Niaga hanya saja menjadi marketing lending, daripada status di markom belum ada kejelasan, so gue coba apply dan emang menjadi salah satu keharusan yaitu memenuhi kontrak beasiswa. gue sama temen-temen magang gue ini juga daftar. tapi dari kita ber empat (widia,utri,intan) cuman gue doang yang lanjut dan keterima untuk ikut program MT yang disebut Syariah Banking Development Program (SBDP).
ini foto zaman gue magang dulu:

Tak terasa diujung tahun 2016 akan berakhir, gue juga udah hampir satu tahun melewat masa pasca kuliah. namun lagi-lagi kegalauan terus terngiang, career seperti apa yang gue mau, finally diirigi dengan doa dan istikharah tak lama saat penilain akhir gua dapet panggilan interview dari salah satu kementerian Desa, daerah tertinggal dan transmigrasi untuk ikut dalam program kerja, tanpa pikir panjang akhirnya gue coba apply dan Alhmdulilah Februari 2017 nanti gue udah mulai masuk kerja dengan pekerjaan yang masih belum tau apakah ini pekerjaan ini yang gue mau selain sesuai dengan ilmu yg 4 tahun ini gue gali di IPB. so let see the next year. dan gue juga semoga ini yang jawaban dari semua doa.

Kerja di bank bukan berarti salah kok, hanya saja balik lagi dengan apa yang kamu mau dan inginkan dalam hidup, saat kerja di bank gue masih belum menemukan hal itu karena tak ada tujuan jadi maka dari itu pekerjaan itu gue lepas dari ketidakpastian masa depan. pekerjaan yang aku pilih selanjutnya pun tak akan lepas dari ketidakpastian namun gue pribadi akan menjalankan itu dengan sebaik mungkin dan merencanakan sesuatu kedepannya yang tentu tak akan lepas dari doa.

dari pengalaman gue pekerjaan pertama itu benar2 menentukan pola pikir kamu untuk bekal kerja dipekerjaan selanjutnya dan itu akan terus dibandingkan, so jangan sampe salah pilih karir ya jika sudah terjebak maka berusahalah mencintai pekerjaan itu dan mulai cari cara lain agar tujuan lu masih tetap tercapai bagaimana pun itu. ingat HIDUP di DUNIA ini cuman sekali, so jangan lupa bersyukur dan tetap hidup untuk mencinta.


salam,
RD
with love


Jumat, 15 Januari 2016

WISATA KULINER ala Mahasiswa  di Bogor part 2

hi guys.. maaf ya lama ni ga pernah posting lagi. kali ini mau lanjutin tulis yang sebelumnya..
nah kali ini wisata kulineran yang asyikkk yang ga perlu dinner romantis sama pasangan, karena romantisme ada tidak hanya dari seorang kekasih tapi dengan sahabat dan keluarga pun moment romantisme akan ada...
Karena kali ini udah gampang banget nyari tempat yang recommended untuk makan di BOgor, jadi gue cuman bahas yang menurut gue enak dan patut dicoba.

1. MIE AYAM GANG AMBI
 Menelusuri stasiun Bogor, ada yang jualan MIE AYAM GANG AMBI, wuih konon katanya resep masakannya turun temurun dan masih ada sampe sekarang dan hebatnya rasanya ga berubah dari dulu, urusan harga mah harga kaki lima bro, murah meriah buat lo yang masih mahasiswa terutama. Tapi rasa dijamin deh rasa bintang lima. urusan tempat itu memang agak susah jd sebaiknya lu tanya aja disekitaran stasiun orang-orang pasti pada tau kok.

2. DOCLANG
Untuk makanan yang satu ini jangan sampe kelewat ya, karna makanan ini bisa jd salah satu iconic kota bogor selain asinan bogor atau soto mie bogor. Doclang yang enak dideket stasiun adanya sore, banyak ditemui disekitaran jembatan merah, jadi wajib dicoba ya

3. CAKWE GALAXY
masih disekitaran stasiun bogor, kalau ketempat yg satu ini harus pergi kearah air mancur, kalau pake umum naik angkot yg arang air mancur, lokasinya ada di Jogja Junction tepatnya di foodcoutrnya ya. Disitu ada favorite cemilan gue ni namanya CAKWE GALAXY bumbu sambelnya yang bikin beda dari yang lain, rasanyaaa seeeeedeeppp rek, dibanding Cakwe yang sama yang dijual di foodcoutrnya KOKAS (eat n eat) juga yang dijual di FX Senayan. Bedalah rasanya... jd kalau lagi main ke Bogor terus cuman pengen jajan2 cakwe mampir aja ke JOGJA Junction. Di foodcourt yang sama juga masih yang ada minuman yang enak yaitu MOMOMILK recommended juga. Nah Disekitar situ juga ada es sekoteng, yang kata orang enak. Tp menurut gue itu biasa aja. tapi yang kehausan disaat cuaca hati panas eh cuaca udara panas maksudnya ga salah coba es sekoteng yang satu ini.

4. SOP DuRen LodAYA mah udah taulah ya, jd ga usah diceritain.

5. KEBAB JUMBo
itu ada didaerah empang belakang mall BTM, sebenarnya nama kebabnya gue lupa tapi disitu jual kebab yang ukurannya gede alias jumbo dan harganya cuman 20rb perak ukuran gede. Ukuran kecilnya cuman 14rbuan. Cuman ad yg beda cara masaknya, biasanya kalau lu beli kebab turki, lumpianya dimasak bareng sama daging dan isinya. Kalau ini dia di masak lumpianya aja sampe agak gosong terus isinya udah deh dilipet gitu aja diatas luplmpianya tanpa dimasak berbarengan.

6. Nantikan lagi ya.... soalnya sekarang udah terlalu banyak cafe hitz di Bogor yang menurut gue cuman beli tempat doang bukan beli makan. Jd terserah kalian kebutuhannya apa, butuh tempat nongkrong atau butuh ngenyangin perut. Ada si cafe yang pernah gue datengin cafe warung gumbira itu enak makanannya dan harganya ga terlalu mahal, asyik juga buat nongkrong tapi terlalu rame sih jd bising gitu. Kalau gue pribadi ga terlaly suka tempatnya. Di daerah jambu dua atau di jalan bangbarung itu juga banyak cafe tapi gue lupa nama cafenya apa, enak tempatnya tapi makanannya sih biasa aja.

Jadi semalat menikmati segala yang ada di kota bogor, kota hujan penuh cerita dan kota romantis.


Dari gue cuman itu aja, dan ga sempet upload foto juga soalnya gue ga terlalu banyak mengabadikan moment itu...


Minggu, 28 September 2014

WISATA KULINER di Bogor ala mahasiswa part 1

Serunya Wisata Kuliner di Bogor selama setahun terakhir dari 2013-2014>>>>(part 1)

Wisata kuliner gak akan seru kalau ga bareng sama pacar dan temen. Kali ini saya mau cerita nih tentang beberapa tempat makan yang wajib lo kunjungi kalau lagi berkunjung ke bogor. Rumah makan yang bakal gue bahas ini adalah rumah makan yang pernah gue coba bareng pacar dan sohib.

  1. Daiji Ramen alamatnya ada di jl. Pajajaran Indah I no. 7 atau kalau dari tol Bogor barangsiang ambil arah ke tajur/ ekalokasi plaza terus sampai ada plang wisma rengganis belok kiri lurus terus sebelah kiri jalan sampai ke daiji ramen. tempatnya seru buat nongkrong dan ngobrol bareng sama temen, juga sama doi. Urusan harga disini terbilang mahal karena gak sesui dengan kantong mahasiswa. Makan Berdua dan minum bisa habis sekitar Rp 120.000 an. Nah kalo urusan rasa raamen disini hadir dengan kuah yang rasanya unik lain dari biasa. Kemaren sih pesen daiji ramen ketsu (rasa creamy dan guruih) dan sopporo ketsu (ada rasa tauco dan agak manis) kalau cowok gue sih suak yang Sapporo karena lebih sesui dengan lidahnya ketimbang daiji ramen yang creamy dibelakang. Nah kalau minum aku pilih ao sora(soda leci) dan daiji dorinku milk tea toping jelly tree yang rasanya teh susu tapi setelah nelen dan buka mulut, lidah rasanya jadi ada pait pait daun gitu. 
         yang atas rasa sapporo ketsu dan yang bawah rasa daiji ketsu. adapun gambar di bawah daftar harga daiji ramennya....
  2. Kroznat and friends ini kuliner jajanan cake gitu, urusan rasa disini enak karena meamng produk kroznat itu masih terbilang baru di dunia. Waktu itu saya pesan kroznut dengan rasa red valvet, manggo dan kacang almond. Kalau harga satuannya Rp12500 jadi pasa makan berdua kemaren habis sekitar Rp 50.000an. Lihat lilin peraganya sih kecil tapi pas disajikan ukurannya ternyata besar. Jadi 1 aja udah cukup. Nah minumnya aku sih paling suka leci tea, karena lecinya yang seger yang dicampur dengan teh yang manis. Kroznat and friends alamatnya ini ada dijalan pajajaran, rutenya hamper sama kaya mau ke daiji ramen, cuman kalau kroznat itu ada disebelah kanan jalan persis dan gampang nemuinnya karena plangnya cukup besar dan menarik perhatian, disebalhnya ada tempat karoke keluarga dan rumah makan seafood.

  3. Lele Bakar Malabar nih yang harganya paling sesui dengan kantong mahasiswa, selain murah irasa lele bakarnya itu enak banget bikin ketagihan dan juga ni tempat makan favorite gue sama pacar kalau malem-malem abis jalan karena kelaperan karna memang bukanya sore sampe malem. Kalau harga Rp 30.000 udah bisa makan berdua. Murah bukan? Kalo tempat kayak tenda pinggir jalan gitu. Alamat lele bakar Malabar kalau dari arah tol barangsiang ambil kanan terus  lurus pas ada RS PMI Bogor masuk gang belok kiri ada di sebelah kiri jalan samping sambal penyet.
lanjut ya ke WISATA KULINER di Bogor ala mahasiswa part 2

Jumat, 28 Februari 2014

INFORMAL SECTOR SHOULD BE A SOLUTION OF UNEMPLOYMENT IN THE MAIN FOCUS OF GOVERNMENT POLICY TO SOCIAL WELFARE


Indonesia is an archipelago with a high population. Lot of indonesia citizen have age productivities as human worker. But  the opportunity of  jobs is decrease, that is show us that amount of labor is not equal with the jobs available. so that the unemployment in Indonesia is high. If that condition is neglected, it will be a problem for our country, Especially  impact to the economic of country. And this time we should act from and discuss with government to solve this problem with policy that they have.
To solve this problem we can see the opportunities that exist. we start look at the  human resources. How about the skills and knowledge possessed by the citizens of the labor force. Most of them just graduates from junior high school,  it because of goverment policy that citizen duty to study at school while nine years. It is based the Law of National Education. 2/1989.  The policy aims to answare the challenges and needs of the time and create a knowledgeable society through basic education. But is has not been implemented evenly and thoroughly. Other factors such as no high motivation of the community to implement the policy so that it becomes ineffective. in addition, because the primary targets of this program are elementary school children as a result of the labor force are still not school age can not enjoy the program. so that there are still many people who can not read and write. then the government issued a policy that requires all people to read and write. but the high competitive ability with outside labor can still owned by Indonesian labor . but duty to study at school until nine years old is still below of neighbors labor capabilities. Education is not indicator of skill that labor to have but the other skill should be have the labor.
Gradually the program do not runs fine, because the government do not easy to enter and influence the people. In this time the informal sector which we need to to be able to convey the message easily adjust the pattern of behavior for society. Institutions derived from its existence in the informal sector are aware but not legally recognized, but this is pretty much the institution, in Indonesia almost every region has this institution, so this institution is very close to the society even more familiar patterns of behavior of people in each region.
Currently the informal sector is not only close to the community and as a means messenger of the government, but when the informal sector has expanded into an independent institution so that the informal sector has a big potential to absorb the labor. Because it stimulates the entrepreneurial and local economic growth of society. This is show from the innovation created by the informal sector to create jobs with training to improve the quality of public resources. employment in this sector is very flexible ie not considering gender age, and location that type of work. Examples of the work of the informal sector are small shops, street vendors (PKL), tricycles, parking stylists, musicians and street children, market traders, farm workers and others. Based on Central Bureau of Statistics, to note that the informal sector in Indonesia is almost the average becomes the largest foreign exchange earner of the entire GDP (gross domestic product). particularly in agriculture which is about 304 777.10. In many agricultural informal sector surplus labor is absorbed, reaching 39,959,073 people by 2013, and it is the highest of all the inhabitants of the labor force 15 years and over based on field work.
It shows that the informal sector can be a solution in the informal sector of employment in addition to the field work was able to create an independent and sustainable in order to overcome the problem of unemployment, which in turn will boost the country's economy. It is clear from the important role of government. It is expected that the government should prioritize the informal sector. it is not possible, existing informal sector can develop large as the formal sector. With proper management and development of the informal sector that could support the Indonesian economy.

Of course, the informal sector has been the main focus should be on policy-making for the welfare of society. And if this can be done by the government, the informal sector is no longer a marginalized sector. So the informal sector can be a fundamental force for economic development.

Mutiara yang Terkubur

Hey bro and sis... apa kabar lo semua? Semoga dalam kondisi baik selalu ya,,
Kali ini saya pengen ceritaaa nih.. berhubung udah lama banget gak nulis lagi. Sekarang saatnya cerita tentang perjalanan filedtrip bareng temen kampus saya agribisnis 48.  Kita berangkat selasa tanggal 21 januari 2013. Coba tebak kita pergi kemana?..... buat anak-anak Agribisnis IPB udah pasti taulah saya dan temen2 setiap semester 5 akhir selalu mengadakan kunjungan bisnis. Yup kita bakal pergi ke perusahaan atau pabrik atau unit bisnis yang pasti bakal nambah ilmu, wawasan dan motivasi.. ya kalau buat jurusan yang saya tekuni sekarang, istilah fieldtrip adalah untuk melihat aplikasi langsung bisnis yang udah kita pelajari sampe semster 5. Mau tau apa yang bakal saya dapet.  Nyok simak aja nih tulisan di bawah ini...yuhuu...
Fieldtrip matakuliah untuk agribisnisi 48 IPB berkunjung ke malang, Bromo dan Jogja. Kita berangkat selasa pagi, seperti kebiasaan banyak orang indonesia, kita ngaret sampe 2 jam, guys. Dengan diawali doa dan harapan selama perjalanan saya serombonganpun berangkat.. yoooohi..  karena kita satu kelas ada 115 orang maka ada 3 bus yang berangkat, kebetulan saya dapet bus no satu, i get it because kecelakaan kecil yang menimpa saya seminggu yang lalu. kalian tau kecelakaan macam apa yang menimpa saya? lagi jalan doang kok eh keplset, terus jatuh dan dapet  jaitan, guys. Awalnya saya pikir itu cuman lecet biasa, ternyata sampe bolong dan gak kerasa ngeluarin darah pas dibawa ujian Metode Kuantitatif Binis II... waduh saya jadi curcong nih. Oke lah kita lanjutin perjalanan fieldtripnya.

Hari pertama itu saya dan teman-teman satu bis hanya tidur, makan, tidur. Ya taulah perjalanan Bogor Malang ga deket guys butuh  dua puluh jam untuk sampe perbatasan jawa timur. Nih ekspresi muka-muka teman-teman yang pada kecapean.
Sampailah ane di malang, di kusuma agrowisata, perusahaan agribisnis yang sudah berjalan 27 tahun guys, dan sukses hingga sekarang. Disinilah gue dapet arti penting dan real di aplikasikan dalam kehidupan yaitu “ jangan pantang menyerah” menurut pemapamaran si presenter bahwa dahulu kala, wilayah Batu Malang adalah wilayah yang susah untuk ditanamai tumbuhan karena penuh dengan batu tapi dengan kerja keras dan pantang menyerah, si pak Edi  memindahkan satu persatu batu itu, dan mulai menanami pohon apel. Dan hasilnya pohon apel berbuah lebat dan menghasilkan buah apel yang manis. Walau pada kenyataannya tantangan itu tidak hanya selesai sampai disitu ia mencoba menjual apel langsung ke pusat pasar yaitu jakarta, tau apa yag terjadi,, semua hasil produksinya ditolak mentah-mentah. Awalnya ia berfikir bahwa dengan langsung menjual hasil panennya ke pusat pasar akan memotong rantai pemasaran agrbisnis yang panjang dan ribet birokrasinya namun yang dia dapat jutrsu di indonesia tidah bisa diterapkan seperti itu. Akhirnya ia memutuskan untuk membuat sebuah agrowisata yang memfokuskan pada pengunjung untuk dapat menkonsumsi buah apel langsung dari pohonnya. Yang hebatnya berawal dari 4 ha saat ini luas lahan yang dimiliki kusuma agro yaitu 100 ha. Dan satu hal yang belum saya pelajari bahwa buah apel memiliki umur ekonomis 25 tahun  namun optimalnya yaitu kisatan umur 17 tahun yang berarti buah apel dapat diproduksi optimal ketika buah apel berusia 17 tahun. Berikut foto perjalanan kami selama ke perusahaan Agrowisata :
 hari itu pun berakhir dengan kegiatan berbelanja di pusat oleh-oleh  khas malang, dengan variasi harga yang dikira mahal ternyata disitulah yang paling murah jika di bandingkan dengan pusat oleh-oleh lainya. Yuk kita bandingkan sedikit jika berbelanja keripik di malang kamu bisa dapat harga Rp 37.000 untuk kemasan besar dan di jogja Rp 40.000 kemasan sedang. Jadi pesennya kalau mau beli oleh-oleh langsung beli aja ditempat daripada bel tempat harga yang belum pasti ada barangnya dan belum tentu harganya bisa lebih murah, ibarat cerita seorang murid yang disuruh mengambil bunga yang paling menawan warnanya dengam sayarat tidak boleh kembali ke belakang. Si murid terus berjalan ketika sudah sampai ke ujung ia menyadari bahwa bunga yang paling menawan itu sudah ia lewatkan begitu saja dengan berpikir bahwa didepan akan berharap bunga yang lebih menawan lagi akan tetapi ia tak menemukan bunga yang sama menawannya alhasil ia tidak mendapatkan apa-apa. Oleh sebab itu kita dapat mengambil hikmah bahwa ketika kita sudah menemukan yang paling cocok ambil lah itu jangan di lewatkan begitu saja, alhasil bukan kebahagiaan yang didapat namun kekecewaan dan penyesalan. So kalau ada kesempatan ambil itu jangan dilewatkan begitu saja.  Itu pesan yang mengena yang saya dapatkan pada saat akan membeli oleh-oleh. selanjutnya saya sempat mampir ke batu malang untuk melihat lampion


 Kemudian saya dan teman2 melanjutkan perjalanan ke Bromo.. yeah... satu tempat yang sangat dinantikan untuk dikunjungi, karena tempat ini merupakan salah satu tempat yangingin dilihat oleh banyak orang karena selain menajdi salah satu lokasi syuting terfavorit, tempat ini juga memang menjadi tempat yang sangat indah untuk melihat Kebesaran dan Keagungan-Nya. Tibalah saya di Bromo pukul satu malam, saat itu suhu belum terlalu dingin, kemudian kami melanjutkan untuk ke kaki gunung Bromo menggunakan mobil elf, dan kami menghabisnkan waktu sekitar 1 jam perjalanan, arena tujuan kami untuk melihat sanset maka kami menunggu bebrapa jam sembari melaksanakan salat subuh, akan tetapi harapan melihat sanset pun kandas karena cuaca yang tidak bersahabat maka untuk menikmati keindahan bromo kami hanya melihat kawah bromo nan eksotis. Pada awalnya saya tidak yakin bisa mendaki untuk melihat kawah karena kondisi kaki, karena ada teman saya Emma yang menyupport saya untuk bisa berjuang sampai ke pucak, finally,, aku bisa menaklukkan kawah bromo.. rasa syukur, bahagia, sampai di ufuk.. terimakasih  Ya Allah atas kekuatan dan kesempatan itu.. ini dia dokumentasinya :


 Dan selanjutnya perjalanan pun berlanjut menuju jogja, kita juga sempat bermalam di edu hostel. karena ada lukisan dinding kami sempat berfoto bersama, kebetulan saya sekalmar dengan esti,garnis, ema, susan, dan devis
 Jogja adalah kota sejarah dan kental akan budayanya. Yup tujuan ke jogja adalah mengunjungi rumah makan jejamuran yang sukses berkat penerapan sistem agribisnis didalamnya, ia mengelola komoditi jamur dari hulu hingga hilir. Hilir adalah bentuk rumah makannya sedangkan hulunya adalah produksi jamur.
Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan ke pantai yang paling indah yang pernah saya lihat selama  ini yaitu pantai indrayanti. Untuk pertama kali , semenjak kuliah melihat pantai dan ini hasil shooted by me
Dan hari itu merupakan hari ke-5 tak terasa sudah menjadi hari terakhir saja. Hari itu pun ditutup dengan gala dinner dan penerbangan lampion berisi harapan dan cita-cita. Dan 5 hari tersebut menjadi momen terindah untukk saya dan kami keluarga besar agb 48. Makasih juga buat CEO dan kawan-kawan panitia yang udah menyiapkan acara ini sampai hari terakhir.dan satu kata untuk Indonesia tanah air tercinta " KEREN"... banyak potensi yang belum digali. mutiara terpendah.. hohoho